Oktober 30th, 2009 by mcardai
Sebagai warga negara yang telanjur melek dengan berbagai media informasi, baik koran, televisi atau internet, setiap hari dalam waktu 1-2 bulan terakhir harus dicekoki informasi sampah yang sama sekali tidak mendidik. Sebenarnya bukan kali ini saja, tetapi sudah sering kejadian yang settingnya hampir sama seperti ini berulang untuk mengobrak-abrik nalar kita. Untungnya kita termasuk masyarakat yang dikarunia daya ingat yang rendah, sehingga memori-memori itu hanya mampir sesaat yang selanjutnya kita bisa melupakannya sama sekali.
Informasi sampah yang saya maksudkan di atas adalah tentang “pertengkaran” lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan POLRI, yang kemudian diistilahkan sebagai permusuhan antara cicak dan buaya. Dalam tahap berikutnya “perseteruan” dua lembaga ini melebar dengan melibatkan lembaga Kejaksaan Agung. Dalam hal tersebut, berita tentang “perkelaian” KPK, POLRI dan Kejaksaan Agung saya sebut sebagai informasi sampah karena tidak sedikitpun memberikan kecerdasan serta nilai tambah bagi kita. Justru sebaliknya, “perseteruan” itu - terlepas lembaga mana yang benar – telah memberikan mimpi buruk bagi kita yang sedang belajar untuk patuh hukum. Lembaga yang dibiayai dari keringat rakyat untuk mengawal hukum, justru semakin menghadirkan rasa pesimis dan apriori bagi keberlangsungan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Read the rest of this entry »
Tags: Kejagung, KPK, penahanan bibit-chandra, Perseteruan KPK-Polri, peseteruan cicak-buaya, Polri
Posted in Review | 1 Comment »
Oktober 1st, 2009 by mcardai
Inna lillahi wainna illahirojiuun
Belum genap satu bulan sejak bencana gempa bumi yang berpusat di Tasikmalaya, Jawa Barat (2/9/2009), kembali kita dihadapkan pada satu bencana gempa bumi baru yang terjadi di Padang Pariaman, Sumatera Barat (30/2/2009) yang efeknya hingga di Sumatera Utara, Riau dan Jambi.
Bagaimanapun bencana yang terjadi ini kembali mengulang rasa prihatin dan empati kita, karena keluarga, teman atau hanya sekadar saudara satu bangsa harus berpasrah diri tanpa persiapan dan merelakan sesuatu tanpa kekuatan untuk menolaknya. Bencana telah merenggut nyawa, harta dan kebahagiaan dari sebagian keluarga, teman dan saudara-saudara kita.
Para peneliti dan ilmuwan boleh melakukan analisis dan berargumentasi secara ilmiah tentang penyebab dan dampak yang akan ditimbulkan oleh suatu gempa. Pemerintah pun kadang – meski lebih sering tidak melakukannya secara kontinu – memberikan berbagai pemahaman kepada masyarakat akan bahaya gempa dan persiapan untuk menghadapinya. Toh akhirnya, pada setiap kejadian bencana baru, kita harus mengelus dada bahwa ternyata masih jauh dari apa yang diharapkan yang telah dikerjakan untuk bisa mengendalikan atau setidaknya meminimalisir dampak bencana itu bagi masyarakat.
Read the rest of this entry »
Tags: bantuan gempa, bencana, gempa bumi, gempa sumatera barat, padang pariaman, sumatera barat
Posted in Agama, Review | No Comments »
September 16th, 2009 by mcardai
Dalam hari-hari menjelang hari raya Idul Fitri, kembali kita disibukkan oleh sebuah perdebatan klasik tentang kapan hari raya yang sebenarnya harus kita ikuti. Saya sebut perdebatan klasik karena memang setiap menjelang perayaan hari raya Islam yang mengkaitkan langsung dengan penanggalan selalu saja akan terjadi persoalan. Perayaan Islam yang sering memicu persoalan adalah semisal penetapan awal Ramadhan, penetapan hari raya Idul Fitri dan penetapan hari raya Idul Adha.
Indonesia memiliki aliran/organisasi Keislaman yang begitu banyak, dimana setiap aliran Islam tersebut memiliki prinsip-prinsip ajaran yang kadang berbeda satu sama lain. Tentu perbedaan yang saya maksudkan bukan terletak pada perbedaan ideologi dasar keislamannya (akidah Islam). Nahdlatul Ulama (NU) memiliki prinsip ajaran yang dalam hal tertentu berbeda dengan Muhammadiyah, Persis atau organisasi Islam lainnya. Pun demikian dalam hal yang berkaitan dengan penetapan hari raya keislaman, berawal dari perbedaan prinsip ajaran masing-masing organisasi Islam sering kemudian mengakibatkan perbedaan dalam pelaksanaan hari raya Islam tersebut. Dan karena perbedaan itu pula, berkali-kali kita harus mengadakan hari raya Islam yang tidak bersamaan dengan umat Islam lainnya.
Read the rest of this entry »
Tags: hisab, idul fitri, istbat, Muhammadiyah, MUI, NU, penetapan hari idul fitri, perbedaan hari idul fitri, rukyat
Posted in Agama, Review | No Comments »
Agustus 12th, 2009 by mcardai
PEMBERITAHUAN !!!
Sehubungan adanya perubahan teknis dari Pengisi Acara (Tim Ustadz H.M. Hariyono) maka diberitahukan, bahwa acara “Dzikir & Doa Akbar Untuk Bangsaku” yang sedianya akan dilaksanakan pada : Hari Ahad, Tanggal 16 Agustus 2009 (25 Sya’ban 1430 H), bertempat di Masjid Istiqlal, terpaksa diundur pelaksanaannya sampai pemberitahuan berikutnya.
Kepada para undangan, jamaah majlis taklim, pihak sponsor, dan masyarakat umum yang sedianya akan menghadiri, kami mohon maaf atas pengunduran ini.
Atas nama penyelenggara,
Al-Maghfiroh Organizer
Tags: 17 agustusan, dzikir akbar, dzikir dan doa akbar, ustadz Hariyono
Posted in Agama, Info | No Comments »
Juli 17th, 2009 by mcardai
Pasca terjadinya ledakan bom di Hotel JW Marriot da Ritz Carlton pagi tadi (17/7/2009) siangnya Presiden SBY - yang dalam pemilu 8 Juli 2009 lalu oleh Quick Count terpilih kembali menjadi presiden - membuat pernyataan yang menurut hemat saya kurang hati-hati dan bijak. Beliau menaruh dugaan bahwa peledakan bom tersebut berkaitan dengan motif politik atau lebih tepatnya pilpres yang baru saja dilaksanakan. Bahkan lebih jauh SBY menyebut ada motif-motif untuk ‘membuat kerusuhan” jika dirinya menang Pilpres.
Bahwa SBY menyebut memiliki informasi akurat tentang apa yang disampaikan, tetapi bagaimanapun hal tersebut menjadi kontra produktif dengan apa yang masih dalam penyelidikan pihak yang memiliki kewenangan untuk mengungkap secara jelas motif peledakan tersebut. Dalam kapasitas lain sebagai Presiden pernyataan SBY juga dapat menggiring opini publik kepada alur motif yang disampaikannya dan mengabaikan fakta lainnya.
Pernyataan lain yang juga mengkaitkan peledakan bom tadi pagi dengan organisasi JI dan oknum tertentu yang pada peledakan bom sebelum-sebelumnya selalu menjadi pelakunya.
Tentu tulisan saya ini bukan bermaksud menafikan terhadap asumsi atau dugaan yang telah disampaikan di atas, tetapi akan lebih bijak jika kita bersikap menunggu hasil yang lebih pasti dan tidak membawa pada praduga yang belum tentu kebenarannya sehingga justru membuat keruh suasana.
Tags: bom JW Marriot, Bom Ritz Carlton, Peledakan bom, pilpres, SBY
Posted in Politik, Review | No Comments »
Juli 2nd, 2009 by mcardai
Pagi ini seperti biasa, sebelum aktivitas yang lebih serius saya kerjakan – kalau memang ada – saya selalu menyempatkan membuka situs berita online untuk sekadar mengupdate perkembangan informasi. Tetapi sangat jarang sekali - kalau tidak bisa disebut tidak pernah sama sekali - membuka berbagai banner kampanye capres/cawapres yang marak memenuhi kolom di situs online tersebut. Saya memang tidak tertarik melihat-lihat iklan kampanye secara lebih detail, tetapi ini bukan karena telah memiliki pilihan capres/cawapres sebelumnya, tetapi lebih pada ketidaktertarikan pada substansi iklannya yang saya paham hanya menjual sesuatu yang sebenarnya sudah terbayangkan oleh otak kita.
Tetapi harus saya akui, bahwa hari ini setelah membuka situs detik.com saya harus menunda untuk membuka berita-berita yang di-release situs berita tersebut. Ada satu banner iklan yang menarik berjudul JK, Jejak Langkah Sang Pemimpin. Saya paham bahwa iklan itu pasti iklan kampanye dari salah satu capres yang akan bertarung 8 Juli 2009 nanti. Tetapi yang berbeda adalah bahwa iklan kampanye itu dibesut dalam bentuk sebuah film pendek, lengkap dengan rencana tayangnya di bioskop dan media televisi.
Apa yang menarik dari iklan kampanye tersebut?
Read the rest of this entry »
Tags: film JK, iklan kampanye, jk-wiranto, kampanye capres, Mega, Parbowo, pilpres, SBY
Posted in Politik, Review | No Comments »
Juni 29th, 2009 by mcardai
Kasus selebaran ‘gelap’ yang menyebut istri Cawapres Boediono beragama Katholik yang menyebar pada saat kampanye Capres Jusuf Kalla di Medan, saat ini telah menggelinding begitu jauh. Dua kubu pasangan Capres-Cawapres yang bersinggungan langsung dengan kasus tersebut, yaitu kubu SBY-Boediono dan JK-Wiranto telah membawa kasus tersebut semakin melebar, bahkan kemudian justru dijadikan objek kampanye untuk saling menyerang lawan politiknya.
Kubu SBY-Boediono menjadi yang pertama menyerang dengan menganggap keberadaan selebaran tersebut sebagai kampanye hitam yang dilakukan oleh kubu JK-Wiranto untuk mendiskreditkan pasangan SBY-Boediono. Di pihak lain, kubu JK-Wiranto bertahan bahwa selebaran gelap tersebut bukan dilakukan oleh kubu mereka, bahkan menganggap sebagai sebuah jebakan yang dilakukan oleh kubu SBY-Boediono. Bahwa saat ini kasus tersebut sudah mendekati titik terang siapa yang bertanggung jawab (baca detik online 29/6/2009), sehingga akan sangat mudah mengetahui siapa yang bermain dan apa motif di baliknya.
Read the rest of this entry »
Tags: capres/cawapres, jk-wiranto, sby-boediono, selebaran gelap, selebaran tentang istri boediono katholik, sentimen agama
Posted in Agama, Politik | No Comments »